"Pria itu ditangkap karena dicurigai terlibat dalam kehahatan teroris melalui pembunuhan," kata Karin Rosander, direktur komunikasi Kejaksaan Swedia, seperti diberitakan AFP.
Pihak kepolisian sebelumnya mengatakan telah menahan pria yang dianggap cocok dengan deskripsi sebuah foto terduga pelaku yang tersebar setelah kejadian teror tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila kejadian truk tersebut dikonfirmasi sebagai aksi teroris, dapat menjadi serangan mematikan pertama yang ada di Swedia.
Perdana Menteri Swedia Stefan Lofven mengatakan ia telah memperkuat keamanan perbatasan negara.
"Teroris ini Swedia takut, menginginkan kami mengganti perilaku kami, menginginkan kami untuk tidak hidup secara normal, namun itulah yang akan kami lakukan," kata Lofven.
"Jadi para teroris tidak akan pernah bisa mengalahkan Swedia, tidak akan pernah,"
Aksi serangan paling mematikan terjadi tahun lalu di Perancis pada 14 Juli, bersamaan dengan hari libur nasional Bastille Day.
Saat itu, seorang pria menabrakkan truk ke kerumunan di resor Mediterania di Nice dan menewaskan 86 orang.