AS Rilis Momen Ledakan 'Induk Segala Bom' di Afghanistan
CNN Indonesia
Sabtu, 15 Apr 2017 21:05 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --
Amerika Serikat menjatuhkan bom raksasa GBU-43 yang disebut 'mother of all bombs' (MOAB) atau induk segala bom di Distrik Achin, Nangarhar, Afghanistan, Kamis (13/4).
Bom berkekuatan 11 ton peledak TNT itu digunakan untuk menghancurkan persembunyian ISIS di pegunungan terpencil yang berupa terowongan dan gua. Aksi itu juga disebut didorong oleh kebutuhan militer alih-alih politik.
Serangan bom berdaya ledak besar itu mendapat dukungan dari Pemerintah Afghanistan, kendati dunia mengecam intervensi militer yang belakangan ini kerap dilakukan AS. Pemerintah Afghanistan pada Sabtu (15/4) mengklaim setidaknya 90 serdadu ISIS tewas dalam serangan tersebut, merevisi jumlah 36 militan yang disebutkan tewas sehari sebelumnya.
Bom berkekuatan 11 ton peledak TNT itu digunakan untuk menghancurkan persembunyian ISIS di pegunungan terpencil yang berupa terowongan dan gua. Aksi itu juga disebut didorong oleh kebutuhan militer alih-alih politik.
Serangan bom berdaya ledak besar itu mendapat dukungan dari Pemerintah Afghanistan, kendati dunia mengecam intervensi militer yang belakangan ini kerap dilakukan AS. Pemerintah Afghanistan pada Sabtu (15/4) mengklaim setidaknya 90 serdadu ISIS tewas dalam serangan tersebut, merevisi jumlah 36 militan yang disebutkan tewas sehari sebelumnya.