Bantahan keras Trump menyusul laporan media soal memo dari mantan Direktur FBI James Comey yang menyebut Trump memintanya menghentikan investigasi terkait hubungan eks penasihat keamanannya dengan Rusia pada Februari lalu. Trump memecat Comey pada 9 Mei.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelidikan itu juga terkait laporan media yang menyebut Trump mendiskusikan informasi intelijen sensitif terkait kelompok teror ISIS dengan Menteri Luar Negeri Rusia.
Dalam twit dan konferensi pers, presiden dari Partai Republik itu menyebut seruan pemakzulan oleh sejumlah anggota Kongres sebagai hal yang "konyol." Dia mengatakan dirinya tidak melakukan apa-apa dan tidak bisa dituntut dengan tudingan kejahatan.
"Semua ini pembunuhan karakter dan tidak ada kolusi antara, tentunya, diri saya sendiri dan tim sukses saya--tapi saya selalu bisa bicara untuk diri saya sendiri--dan Rusia. Nol," ujarnya dalam konferensi pers yang dikutip Reuters.
Dalam twitnya, Trump mengkritisi penunjukan mantan Direktur FBI Robert Mueller sebagai konsul khusus oleh Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein, pejabat yang ia tunjuk sendiri.
"Dengan semua aksi ilegal yang terjadi dalam kampanye Clinton dan pemerintahan Obama, tidak pernah ada konsul khusus yang ditunjuk!" tulis Trump.
Dia tidak memberikan bukti aksi-aksi ilegal yang dia tuduhkan pada Presiden Barack Obama dan capres saingannya dalam pemilu 2016, Hillary Clinton.
"Ini adalah pembunuhan karakter terbesar dalam sejarah Amerika!"