May telah meminta persetujuan Ratu Elizabeth untuk membentuk pemerintahan baru, menyusul kegagalan pemilu di mana partai Konservatif yang ia pimpin kehilangan mayoritas kursi parlemen, Jumat (9/6). Kejutan ini terjadi hanya selang beberapa hari sebelum pembicaraan dengan UE dimulai.
Di halaman rumah dinasnya di Downing Street, May menyatakan bisa mengandalkan dukungan "teman-teman" di Partai Uni Demokrat Irlandia Utara setelah partainya gagal memenangkan mayoritas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika gagal membentuk pemerintahan baru, Theresa May mesti mengundurkan diri. (CNN Indonesia/Fajrian) |
"Kami akan memenuhi janji Brexit bersama dan selama lima tahun ke depan membangun negara di yang tidak meninggalkan siapapun atau komunitas manapun," kata May.
Sebelumnya, DUP menyatakan tidak akan mengomentari laporan yang menyebut partai itu sudah sepakat untuk mendukung Partai Konservatif May.
Sejumlah analis politik yang dikutip Reuters meragukan pemerintahan minoritas Konservatif dengan dukungan dari DUP bisa bertahan dalam jangka panjang. Karena itu, pemilu kedua kemungkinan akan digelar.
Jika gagal membentuk pemerintahan baru, Theresa May mesti mengundurkan diri. (CNN Indonesia/Fajrian)