Di sisi lain, polisi juga telah mulai melakukan investigasi sejak Jumat (16/6), guna mencari penyebab kebakaran dan kemungkinan kebakaran itu dilakukan dengan sengaja.
Penyelidikan itu bisa jadi berakhir pada penuntutan atas pihak yang bertanggung jawab terhadap cacat pada struktur atau desain gedung, yang menyebabkan kebakaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, dalam investigasi tersebut, polisi London akan berkolaborasi dengan agensi penyelidikan lain.
Cundy mengonfirmasi bahwa 17 orang tewas dalam kebakaran tersebut dan enam orang sudah berhasil diidentifikasi. Sementara mengenai perkiraan jumlah total korban tewas, Cundy tidak ingin berspekulasi, namun dia menyebut angka bisa mencapai ratusan.
“Saya berharap jumlah korban tidak mencapai angka mengerikan,” katanya.
Sementara pencarian korban diperkirakan bisa mencapai waktu hingga berbulan-bulan.
Anggota Parlemen Partai Buruh telah meminta dilakukan penyelidikan terkait klaim ketiadaan sistem pemadam api, serta isu soal kelongsong yang menyelubungi gedung.
Hal serupa juga diutarakan Anggota Parlemen Tottenham sembari menambahkan pihak yang bertanggung jawab harus didakwa dengan tuduhan pembunuhan.
“Ini adalah salah satu kawasan terkaya di Inggris dan memperlakukan warganya dengan semena-mena. Kita harus menyebut ini sebagai kasus pembunuhan,” ujarnya.
Adapun saat ini penyelidikan terfokus pada kelongsong yang menyelubungi fasad gedung, sebagai bagian dari proyek renovasi. Pengamat menyebut pemerintah seharusnya melarang material tersebut digunakan dalam proyek renovasi gedung.
Kelongsong atau bumbung yang digunakan itu terbuat dari panel metal dengan inti plastik, yang disinyalir membuat kebakaran menyebar dengan cepat.