Ketika Apartemen Tua Digusur oleh Ratusan Semut Merah

AFP Photo, CNN Indonesia | Jumat, 21/07/2017 02:15 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Pasukan semut merah dari perusahaan Red Ant menertibkan sebuah apartemen tua yang dihuni ratusan orang secara ilegal.

Sebuah blok di tengah kota Johannesburg, Afrika Selatan, ditutup sementara pekerja dari perusahaan keamanan Red Ants mengangkut barang-barang dari bangunan setinggi 12 lantai, Rabu (19/7). (AFP Photo/Marco Longari)
Ratusan pekerja berpakaian khas merah-merah itu menertibkan apartemen tua yang sudah ternoda asap kompor dan dihiasi jendela pecah. (AFP photo/Marco Longari)
Bangunan yang dibersihkan oleh pasukan 'semut merah' itu telah berdiri sejak 1937. Para penghuninya tidak mempunyai akses listrik, mulai dari 2010 lalu, dan memanfaatkan keran pemadan kebakaran untuk air bersih. (AFP Photo/Marco Longari)
Di tengah proses penggusuran, seorang kapten yang memimpin pasukan semut merah itu terlihat melecutkan cambuk untuk mempercepat pekerjaan anak buahnya. (AFP Photo/Marco Longari)
Meski tampak tidak layak, bangunan itu menjadi rumah bagi 168 orang yang diduga tinggal secara ilegal. (AFP Photo/Marco Longari)
Beberapa bangunan di distrik pusat Johannesburg memang diketahui kerap dihuni secara ilegal oleh banyak orang, biasanya imigran, yang hidup dalam keadaan kurang sejahtera. (AFP Photo/Marco Longari)
Terlepas dari semua itu, penggusuran di bangunan ini diduga bermasalah karena proses hukum yang dijalani pengurusnya masih berjalan. (AFP Photo/Marco Longari)
Meski pengadilan sudah memerintahkan pengurus untuk mengosongkan bangunan dalam waktu 45 hari hingga 9 Juni lalu, putusan itu masih dalam proses banding sehingga penggusuran diduga tidak mempunyai dasar hukum. (AFP Photo/Marco Longari)