Detektor Logam Dicabut, Al Aqsa Masih Kisruh

Reuters/AFP, CNN Indonesia | Jumat, 28/07/2017 20:13 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Bentrokan kembali pecah antara Polisi Israel dan warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa pada Jumat (28/7) usai detektor logam dicabut.

Warga Palestina mengakhiri boikot dan kembali melakukan ibadah di Masjid Al Aqsa setelah boikot selama dua pekan, Boikot tersebut dihentikan pada Kamis (27/7) kemarin setelah Israel setuju mencabut detektor logam dan seluruh pengamanan tambahan di kompleks tersebut. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)
Warga Palestina berkumpul di Yerusalem timur guna merayakan kembalinya status quo ke kawasan tersebut. Mereka turun ke jalan dan mengibarkan bendare serta bersorak-sorai merayakan kemenangan. (REUTERS/Muammar Awad)
Meksipun demikian, pasukan Israel terus berjaga di situs suci bagi tiga agama terbesar di dunia itu. Mereka khawatir akan ada kerusuhan baru, terutama saat salat Jumat ketika ribuan umat Islam berusaha masuk ke Al Aqsa. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)
Oleh karena itu, kepolisian Israel melarang pria di bawah usia 50 tahun mengikuti ibadah salat Jumat di kompleks Masjid Al-Aqsa. Keputusan ini diambil setelah mereka mendeteksi indikasi demonstrasi dan kericuhan di sekitar kompleks suci tersebut. (AFP PHOTO / GALI TIBBON)
Kericuhan itu terjadi ketika Muslim Palestina mulai memadati Al-Aqsa setelah Israel mencabut detektor logam di pintu masuk masjid, satu langkah yang memicu ketegangan selama sepekan belakangan. (REUTERS/Muammar Awad)
Pada Kamis, setidaknya ada 113 orang luka akibat berhadapan dengan polisi setelah Israel meningkatkan situasi kemanan terkait penjagaan ketat situs sakral dari protes yang diwarnai kekerasan. (REUTERS/Amir Cohen)
Kerusuhan tak dapat dihentikan meski polisi Israel menggunakan granat dan stun gun untuk mengontrol kekacauan massa yang mendesak masuk ketika pintu gerbang masuk Al Aqsa dibuka setelah sempat ditahan beberapa jam. (REUTERS/Amir Cohen)
Selain itu, terdapat sejumlah anak muda yang mencoba memanjat naik ke atap masjid untuk menancapkan bendera Palestina di kompleks tersebut ditangkap polisi Israel. (REUTERS/Amir Cohen)
Atas alasan itu, pada salat Jumat (28/7) pemerintah Israel melarang pria berusia 50 tahun masuk ke Al Aqsa. Hanya pria di atas 50 tahun wanita segala umur yang diizinkan masuk. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)
Dicopotnya detektor logam dan kamera pengawas oleh petugas keamanan Israel menandai aksi penting yang diambil Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Sementara Palestina merayakan kebijakannya itu, sejumlah lawan politik Netanyahu menilai itu sebuah kelemahan. (AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI)