Banjir Rendam Gujarat, 218 Orang Tewas

Reuters/AFP, CNN Indonesia | Rabu, 02/08/2017 14:47 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir bandang melanda wilayah Gujarat di barat India, menewaskan 218 orang dan memaksa lebih dari 450 ribu penduduk mengungsi.

Banjir bandang melanda wilayah Gujarat di barat India, menewaskan 218 orang dan memaksa lebih dari 450 ribu penduduk mengungsi. (REUTERS/Rupak De Chowdhuri)
Hujan deras yang terus menghantam membuat lebih dari 20 provinsi kebanjiran dan menyebabkan jutaan warga terpaksa mengungsi. Di Udaynarayanpur, dilaporkan petir menewaskan 21 orang. (AFP PHOTO / Dibyangshu SARKAR)
Banjir di Desa Godha, sekitar 196 kilometer dari Ahmedabad, Gujarat, menewaskan setidaknya 119 orang dan membuat 36 ribu harus dievakuasi. Banjir juga merusak infrastruktur seperti jalan dan rel kereta. (AFP PHOTO / SAM PANTHAKY)
Banjir juga memutus jalur transportasi yang membuat warga di daerah yang terdampak bencana harus bergantung pada sumbangan dan bantuan pemerintah. (REUTERS/Rupak De Chowdhuri)
Di wilayah Amta, yang termasuk dalam distrik Howrah, Kolkata, dilaporkan 16 orang tewas karena banjir dan lebih dari 2 juta orang terdampak bencana. (AFP PHOTO / Dibyangshu Sarkar)
Pemerintah menurunkan tentara untuk mendistribusikan bantuan ke daerah yang terdampak banjir dan sulit dijangkau, salah satunya Desa Khariya di Distrik Banas Kantha, Gujarat.  (AFP PHOTO / SAM PANTHAKY)
Bukan hanya wilayah pedesaan, banjir juga terjadi di kota-kota besar, seperti Ahmedabad, Gujarat, yang membuat warga terjebak di gedung-gedung apartemen. (REUTERS/Amit Dave)
Sementara itu, curahan hujan yang tak kunjung reda membuat warga harus kreatif mencari jalan keluar dan transportasi alternatif. (AFP PHOTO / SHAMMI MEHRA)
Bnajir membuat warga India banyak yang kekurangan makanan dan air bersih. Terlihat warga mengantri air bersih di tanki kota di Ahmedabad. (REUTERS/Amit Dave)