Mengutip Reuters, Minggu (27/8), dalam jajak pendapat itu, tingkat ketidakpuasan terhadap Macron mencapai 57 persen. Sekitar 40 persen menyatakan puas dengan kepemimpinan sentris, namun turun dibandingkan Juli lalu.
Macron yang sedang melakukan rangkaian kunjungan resmi ke negara-negara Eropa disebut-sebut mencatatkan sejumlah kemunduran sejak terpilih. Antara lain, perdebatan keras di parlemen mengenai reformasi ketenagakerjaan, kebuntuan dengan militer dan pemotongan bantuan perumahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jajak pendapat itu juga menunjukkan penurunan popularitas untuk Perdana Menteri Edouard Philippe, dengan 47 persen menyatakan kepuasan atau turun 9 poin dari bulan lalu.
Biaya Tinggi untuk Berdandan
CNN melansir Macron juga mendapatkan sorotan karena menghabiskan uang negara sekitar US$30 ribu untuk berdandan dan tetap terlihat awet muda. Pendiri Partai Republik Bergerak tersebut diketahui menyewa jasa seorang penata rias pribadi.
Perwakilan Macron itu menambahkan, biaya yang dihabiskan presiden untuk berdandan tak seberapa dibandingkan pendahulunya, Hollande, yang menghabiskan sekitar Rp470 juta, ditambah dengan biaya perawatan rambut.