Seorang sumber di bidang yudisial menyebut ekstremis kanan berusia 23 tahun yang merencanakan pembunuhan itu mengaku hendak membunuh Macron di parade itu. Acara itu akan digelar pada 14 Juli di Paris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga pisau dapur ditemukan di kendaraan yang ia bawa dan analisis yang dilakukan terhadap komputernya menunjukkan ada kegiatan pencarian internet terkait rencana pembunuhan tersebut.
Macron, presiden termuda Perancis, mengundang Trump sebagai tamu kehormatannya untuk menghadiri parade 14 Juli memperingati penyerbuan penjara Bastille, 1789 lalu. Peristiwa itu menandakan dimulainya revolusi Perancis dan menjadi titik balik sejarah dunia.
Kedua pemimpin negara itu mempunyai pandangan dan kepentingan politis yang sangat berseberangan, tapi Macron tampaknya ingin membangun hubungan dengan Trump dan mengecam upaya untuk mengisolasinya dalam konferensi G20 akhir pekan ini.