Tiga Kejelasan yang Diinginkan Pemimpin Uni Eropa dari Brexit

Agustiyanti, CNN Indonesia | Sabtu, 23/09/2017 04:45 WIB
Tiga Kejelasan yang Diinginkan Pemimpin Uni Eropa dari Brexit Pemimpin-pemimpin Uni Eropa ingin adanya kejelasan terkait status kewarganegaraan, penyelesaikan keuangan Inggris terhadap Uni Eropa, dan nasib Irlandia setelah Brexit. (REUTERS/Neil Hall)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada hari Jumat bahwa dalam perundingan keluarnya Inggris dari Uni Eropa (British Exit/Brexit), peraturan mengenai  kewarga negaraan Uni Eropa, syarat finansial yang harus diselesaian Ingris sebelum keluar dari Uni Eropa, dan pertanyaan terkait Irlandia yang harus diklarifikasi, sebelum beranjak dari masalah lain.

"Sebelum kita melangkah maju, kami ingin mengklarifikasi hal-hal mengenai kewarganegaraan Eropa, masalah keuangan Inggris, dan pertanyaan  soal Irlandia," kata Macron dikutip dari Reuters, Sabtu (23/9).

Menurutnya, jika ketiga poin ini tidak diklarifikasi, perundingan keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) tidak akan berkembang.

Perdana Menteri Polandia Beata Szydlo juga mengeluarkan nada yang sama, menanggapi pidato Perdana Menteri Inggris Theresa May di Florence, Italia, di mana dia meletakkan ambisi Inggris setelah meninggalkan blok tersebut.


Szydlo mengatakan bahwa untuk Polandia, isu utamanya adalah hak warga Polandia di Inggris. Inggris juga harus memenuhi kewajiban finianalnya.

Negosiator utama Uni Eropa Michel Barnier mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pidato bulan Mei menunjukkan kemauan untuk maju dalam pembahasan keluarnya Inggris dari Uni Eropa dan konsekuensinya.
(agi/agi)