Sejumlah oposisi itu termasuk tokoh-tokoh yang sempat turun ke jalan memimpin protes atas kepemimpinan Maduro, seperti Henrique Capriles, Leopoldo Lopez dan lainnya. Demikian disampaikan Maduro usai menyampaikan suaranya dalam pemilihan wali kota, dikutip AFP pada Senin (11/12).
"Itu yang diputuskan Dewan Konstituen Nasional," ujarnya, merujuk kepada badan legislasi berkekuatan khusus yang membantunya memegang kekuasaan. Badan kontroversial itu masih dipertanyakan keabsahannya oleh masyarakat internasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemilih yang sudah lelah dilanda krisis, sementara itu, tampaknya berbondong-bondong menghindari pemilu yang sudah diboykot oleh oposisi ini.
Dalam hal politik, pertaruhan pemilu lokal boleh jadi rendah. Namun, kegagalan memenangkannya bakal dipandang sebagai tanda kehilangan dukungan.
(aal)