Tawaran Tillerson itu berbeda dengan tuntutan AS sebelumnya yang mengharuskan Korea Utara menghentikan program nuklir dan peluru kendalinya jika ingin bernegosiasi.
Jepang menerapkan strategi menekan Korut melalui sanksi agar menghentikan ambisi kontroversial Kim Jong-un itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang mantan diplomat Jepang mengatakan, meski solusi diplomatik "satu-satunya solusi yang bisa diterima," saat ini bukan waktunya untuk berunding.
"Kita mesti melihat efek sanksi terhadap kehidupan di Korea Utara," ujar mantan diplomat yang enggan disebutkan namanya, kepada Reuters.
Ketegangan kembali meningkat sejak Korea Utara menyatakan telah melakukan "terobosan" dengan meluncurkan rudal balistik antarbenua atau ICBM baru yang diklaim bisa mencapai daratan Amerika, bulan lalu.
Ketegangan kembali meningkat sejak Korut meluncurkan rudal baru pada pekan lalu. (REUTERS/KCNA) |
Tillerson juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat berbicara sempat berbicara dengan China soal cara mengamankan senjata nuklir Korea Utara seandainya pemerintah di Pyongyang runtuh.
Namun, dia menegaskan bahwa Amerika Serikat ingin menyelesaikan masalah Korea Utara dengan diplomasi damai dan menawarkan perundingan, jauh tak seperti ancaman-ancaman yang dilontarkan Presiden Donald Trump belakangan ini.
(aal)
Ketegangan kembali meningkat sejak Korut meluncurkan rudal baru pada pekan lalu. (REUTERS/KCNA)