Bersiap Hadapi Badai, 38 Ribu Orang di Filipina Mengungsi

AFP, CNN Indonesia | Sabtu, 16/12/2017 17:27 WIB
Bersiap Hadapi Badai, 38 Ribu Orang di Filipina Mengungsi Ilustrasi. (NASA/NOAA/GOES West/Handout via Reuters)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya 38 ribu orang di Filipina mengungsi untuk menghindari badai Kai-Tak yang dilaporkan mulai mengarah ke negara di Asia Tenggara tersebut pada Sabtu (16/12).

Pejabat setempat mengatakan kepada AFP, puluhan ribu orang itu dibawa ke kamp evakuasi setelah hujan lebat menerjang Filipina selama beberapa hari belakangan, efek dari badai Kai-Tak yang mendekat.

Badai berkecepatan 100 kilometer perjam itu diperkirakan bakal menghantam Pulau Samar pada Sabtu malam sebelum menerjang pusat Filipina.
Kepulauan yang bakal dihantam Kai-Tak itu sudah tidak asing dengan bencana. Empat tahun lalu, kepulauan berpenduduk 4,5 juta orang itu dihajar Topan Haiyan yang menewaskan 6.350 orang tewas atau hilang.


Para aparat pun sudah bersiap mengantisipasi bahaya Kai-Tak ini. Layanan kapal feri di sejumlah kepulauan langsung ditutup setelah tiga nelayan dilaporkan hilang.
Badan pemantau cuaca Filipina meminta warga bersiap menghadapi hujn lebat di sebelah timur negara itu selama beberapa jam ke depan.

Filipina memang sudah biasa menghadapi cuaca tak menentu. Setiap tahun, sekitar 20 angin topan atau badai menerpa Filipina atau perairan di sekitarnya, membuat proses pembangunan sejumlah kawasan miskin negara itu semakin sulit. (has/has)