Ingin Kembali Pimpin Catalonia, Puigdemont Minta Izin Pulang

Resty Armenia, CNN Indonesia | Minggu, 24/12/2017 15:26 WIB
Ingin Kembali Pimpin Catalonia, Puigdemont Minta Izin Pulang Pemimpin separatis Catalonia Carles Puigdemont meminta pemerintah Spanyol mengizinkannya kembali ke Spanyol untuk sesi pembukaan parlemen Catalan. (Reuters/Yves Herman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin separatis Catalonia Carles Puigdemont meminta pemerintah Spanyol mengizinkannya pulang untuk menghadiri sesi pembukaan parlemen Catalan sehingga bisa kembali menjadi presiden wilayah otonom tersebut.

Puigdemont kini tengah mengasingkan diri di Belgia. Ia sempat memimpin Catalonia sebelum dinyatakan buron karena mengorganisir referendum dan memproklamirkan kemerdekaan wilayah tersebut pada Oktober lalu.

Partai separatis mengamanankan mayoritas parlemen dalam pemilihan regional pada Jumat (22/12). Namun, belum jelas apakah Puigdemont dan para pemimpin terasing lainnya bisa menghadiri sidang majelis tersebut.


“Saya ingin kembali ke Catalonia sesegera mungkin. Saya ingin kembali sekarang. Ini akan menjadi sebuah kabar baik bagi Spanyol,” ujar Puigdemont kepada Reuters dalam sebuah wawancara di Brussels, Belgia, Sabtu (23/12).
Saat ditanya apakah dia bisa kembali tepat waktu untuk sesi pembukaan sidang parlemen pada 23 Januari 2018, ia berkata: “Itu wajar. Jika saya tidak diizinkan untuk dilantik sebagai presiden, ini akan menjadi sebuah ketidaknormalan besar bagi sistem demokrasi Spanyol.”

“Saya adalah presiden pemerintah daerah dan akan tetap menjadi presiden jika negara Spanyol menghormati hasil pemungutan suara,” ujarnya.

Puigdemont juga mengaku siap untuk mendengarkan tawaran apapun dari Perdana Menteri Mariano Rajoy, meski harus gagal mencapai kemerdekaan.
Ia sebelumnya telah meminta dialog dengan pemerintah Spanyol untuk mengatasi ketegangan antara wilayah bergejolak yang dipimpinnya dengan pihak berwenang di Madrid.

Namun, pemerintahan Rajoy memutuskan untuk memecat seluruh pemerintahan regional Catalonia dan menggelar pemilihan umum. (aal)