Bangladesh Tampung Lebih dari Sejuta Pengungsi Rohingya

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 17/01/2018 20:30 WIB
Bangladesh Tampung Lebih dari Sejuta Pengungsi Rohingya Melebihi perkiraan, Bangladesh mencatat telah menampung lebih dari sejuta pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Rakhine, Myanmar. (Reuters/Adnan Abidi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bangladesh menampung lebih dari sejuta pengungsi kaum minoritas Rohingya yang melarikan diri dari konflik di negara bagian Rakhine, Myanmar. Jumlah ini melebihi prediksi sebelumnya.

“Sejauh ini kami telah mencatat 1,004,742 orang Rohingya. Mereka telah diberikan kartu-kartu registrasi biometrik," ujar Brigjen Saidur Rahman dari angkatan darat Bangladesh yang memimpin pendaftaran Rohingya pada Rabu (17/1).
Rahman menambahkan, masih ada beberapa ribu orang yang masih belum tercatat dan didaftarkan oleh pihak militer Bangladesh.

Registrasi ini merupakan proses repatriasi atau pemulangan kembali para pengungsi yang akan dimulai pekan depan.


Sebelumnya, Myanmar dan Bangladesh sepakat untuk melakukan repatriasi pengungsi Rohingya yang selama dua tahun ke depan. Awalnya, PBB menyebut ada sekitar 962 ribu warga Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh sejak kekerasan mencuat di Rakhine pada Agustus tahun lalu.
Kelompok Doctors Without Borders (Dokter Lintas Batas) mengatakan setidak 6.700 warga Rohingya tewas hanya dalam bulan pertama sejak gelombang kekerasan kali ini terjadi.

Meski upaya repatriasi ini merupakan rencana konkret yang pertama terjadi, banyak kelompok HAM yang masih mengekspresikan kekhawatiran mereka. Pasalnya, hingga saat ini, masih ada warga Rohingya yang melarikan diri meniggalkan Myanmar.

"Dengan pemerkosaan, pembunuhan dan penyiksaan yang masih segar dalam ingatan pengungsi Rohingya, rencana kembalinya mereka ke Myanmar masih terbilang prematur," kata James Gomez dari Amnesty International. (atk/stu)