Pemerintahan Presiden Bashar al-Assad telah bersumpah merebut seluruh Suriah dari pemeberontak yang kini semakin terdesak setelah berperang selama tujuh tahun.
Kepungan yang sudah berlangsung selama setahun di pinggiran Ghouta bagian timur, dekat Damaskus, diperketat dalam beberapa bulan terakhir. Di barat laut, pemerintah dan sekutu kelompok bersenjatanya berupaya menembus Idlib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, media pemerintah menyatakan para pemberontak di sana menembaki Damaskus dengan Artileri dan menewaskan seorang perempuan.
Di barat laut, medan pertempuran utama lain dalam perang antara pemerintah Assad dan pemberontak, serangan udara juga semakin sering terjadi menyusul penembakan pesawat tempur Rusia, Sabtu.
Petugas penyelamat mengatakan setidaknya sembilan orang menderita kesulitan bernapas karena senjata kimia yang dijatuhkan dari udara. Kelompok bantuan kemanusiaan dan penyelamat menyatakan tiga rumah sakit terhantam serangan.
Lihat juga:Iran Desak Turki Hentikan Serangan Ke Suriah |
Syrian American Medical Society (SAMS), organisasi amal yang mendukung rumah sakit di Suriah, menyatakan para dokter di Idlib melaporkan bahwa 11 pasien menunjukkan "gejala penggunaan klorin."
(aal)