Ke China, Menlu RI Dorong Percepatan Negosiasi Kode Etik LCS

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Rabu, 07/02/2018 21:00 WIB
Ke China, Menlu RI Dorong Percepatan Negosiasi Kode Etik LCS Menlu RI, Retno LP Marsudi, dijadwalkan berkunjung ke China untuk membahas berbagai hal dengan Menlu China, Wang Yi, termasuk mengenai percepatan negosiasi negosiasi kode etik Laut China Selatan. (CNN Indonesia/Natalia Santi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, dijadwalkan berkunjung ke China pada 8-9 Februari mendatang untuk membahas berbagai hal dengan Menlu China, Wang Yi, termasuk mengenai percepatan negosiasi negosiasi kode etik atau Code of Conduct (CoC) Laut China Selatan.

"Salah satu hal yang jadi bahasan kami adalah hasil pertemuan Menlu ASEAN di Singapura beberapa waktu lalu, terutama soal telah disetujuinya kerangka CoC LCS. Jadi kita akan mencoba agar negosiasi COC dapat diinetnsifkan dan dapat segera diselesaikan," ucap Retno di kantornya, Jakarta, Rabu (7/2).

Kerangka CoC berhasil disepakati China dan negara ASEAN November 2017 lalu setelah bertahun-tahun dinegosiasikan. CoC sengaja dibentuk sebagai pedoman negara berperilaku di LCS untuk menghindari konflik.
Perairan jalur perdagangan internasional ini menjadi kawasan rentan konflik sejak China mengklaim 90 persen wilayah Laut China Selatan yang tumpang tindih dengan wilayah sejumlah negara Asia Tenggara, seperti Filipina, Vietnam, dan Malaysia.


Selain isu Laut China Selatan, Retno dan Wang juga akan mendiskusikan penguatan hubungan bilateral kedua negara, terutama dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan.

"Hubungan Indonesia dan China luas sekali. Dari mulai segi ekonomi dan berbagai macam isu lainnya akan menjadi perhatian dalam pertemuan bilateral nanti," tutur Retno.

Pertemuan kedua menlu itu akan berlangsung dalam format sidang komisi bilateral bersama. Dalam kesempatan itu, Retno juga akan meminta dukungan China terkait pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020. (has)