Dalam pernyataan pertamanya di Konferensi Keamanan Munich, Jerman, Minggu waktu setempat (19/2), Netanyahu menyinggung masalah pesawat nirawak atau drone Iran yang terbang ke kawasan udara Israel bulan ini.
"Israel tidak akan membiarkan rezim itu mencekik kami dengan teror," ujarnya sebagaimana dikutip Reuters. "Kami akan bertindak jika diperlukan, tidak hanya pada proksi Iran tapi terhadap Iran sendiri."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang terjadi dalam beberapa terakhir adalah keperkasaan (Israel) telah runtuh," kata Zarif dalam konferensi itu, satu jam setelah pernyata Netanyahu. Dia merujuk pada jatuhnya jet F-16 Israel yang ditembak usai menyerang pertahanan udara Suriah.
"Begitu warga Suriah berani menjatuhkan salah satu pesawat negara tersebut, itu seolah sebuah bencana telah terjadi," kata Zarif. Menurutnya, Israel "menggunakan agresi sebagai kebijakan atas para tetangganya" dengan terus melakukan serangan ke Suriah dan Libanon.
Israel menuding Teheran berupaya menempatkan militernya secara permanen di Suriah, di mana pasukan dukungan Iran mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam perang saudara yang sudah memasuki tahun kedelapan.
[Gambas:Video CNN]
(aal)