FOTO: Masa Kanak-kanak yang Direnggut Perang

AFP/Stefanie Glinski, CNN Indonesia | Selasa, 20/02/2018 04:37 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Lebih dari 300 tentara anak-anak dibebaskan di Yambio, wilayah yang tercabik perang di Sudan Selatan.

Dari 311 anak-anak yang dibebaskan kelompok bersenjata, 87 di antaranya perempuan. Mereka ikut dalam program pembauran yang dikelola Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). (AFP PHOTO / Stefanie Glinski)
Misi PBB di Sudan Selatan (UNMISS) menyatakan untuk pertama kalinya banyak perempuan muda ikut dalam pembebasan. Banyak di antaranya mengalami penyiksaan seksual.
Sudan Selatan merdeka dari Sudan pada 2011, sebagai bagian dari kesepakatan 2005 yang mengakhiri perang sipil terlama di Afrika. (AFP PHOTO/Stefanie Glinski)
Namun kurang dari dua tahun kemudian, konflik kembali meletus. Presiden Salva Kiir menuding mantan deputi dan pesaing politiknya Riek Machar merencanakan sebuah kudeta. (AFP PHOTO/Stefanie Glinski)
Perang saudara telah menyebabkan hilangnya nyawa puluhan ribu rakyat, mencerabut empat juta orang dari akarnya, rumahnya, dan memicu wabah serta kelaparan. (AFP PHOTO/Stefanie Glinski)
Program integrasi di Yambio, sebelah selatan negeri itu bertujuan membantu 700 tentara anak kembali ke kehidupan normal.  Pasukan perdamaian PBB bekerja sama dengan UNICEF sedang menegosiasikan pembebasan tentara anak di bagian lain negeri itu, khususnya di sebelah timur dan utara. (AFP PHOTO/Stefanie Glinski)