Sejumlah truk pembawa bantuan mencapai bagian timur Ghouta pada Senin, untuk pertama kalinya sejak operasi paling mematikan dalam sejarah perang saudara Suriah dimulai di kawasan tersebut.
Namun, pemerintah melarang sejumlah pasokan medis dari konvoi dan melanjutkan serangannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga siap mengevakuasi 1.000 orang sakit dan terluka, tapi pemberontak tidak memberi kami kesempatan."
[Gambas:Video CNN]
Militer Rusia juga menawarkan para pemberontak kesempatan untuk meninggalkan timur Ghouta dengan aman, menyerahkan wilayah kekuasaan terakhirnya yang berada di dekat Damaskus itu.
Kementerian pertahanan Rusia menyatakan para pemberontak bisa pergi bersama keluarga dan senjata pribadinya melalui koridor aman.
"Pusat Rekonsiliasi Rusia menjamin imunitas semua pasukan pemberontak yang mengambil keputusan untuk meninggalkan timur Ghouta dengans enjata pribadinya dan bersama keluarga," kata Kemhan Rusia yang juga menyatakan akan menyediakan kendaraan dan menjamin rute aman.
(aal)