"Sebuah pertemuan tengah direncanakan," kata Trump lewat Twitter, setelah berbicara dengan delegasi Korea Selatan terkait potensi dialog dengan Kim, Kamis waktu setempat (8/3).
"Kim Jong-un berbicara soal denuklirisasi dengan perwakilan Korea Selatan, bukan cuma penundaan," kata Trump melalui Twitter. "Selain itu, tidak akan ada uji coba rudal Korea Utara dalam periode waktu ini."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menyampaikan kesiapan Trump bertemu Kim, Chung juga mengatakan Korut telah "berkomitmen pada denuklirisasi dan penghentian uji coba baik nuklir maupun peluru kendalinya."
[Gambas:Twitter]
Chung mengatakan Trump menerima undangan Kim untuk bertemu pada Mei ini. Seorang pejabat AS yang dikutip Reuters kemudian mengatakan pertemuan itu bisa digelar "dalam hitungan bulan, sementara waktu dan tempat pastinya masih belum ditentukan."
Sebelumnya, Trump sudah mengatakan siap bertemu Kim jika keadaannya tepat. Namun, saat itu dia mengindikasikan belum waktunya mengadakan pertemuan tersebut dan pada Oktober dia menyebut Menteri Luar Negeri Rex Tillerson "membuang waktu" mencoba berdialog dengan Korut.
Pertemuan antara Kim dan Trump, dua pemimpin negara yang kerap silih hina dan mengancam perang, bakal jadi titik balik besar setelah ketegangan meningkat dalam satu tahun terakhir.
Orang-orang di sekitar Trump khawatir menghadapi tawaran Korea Utara karena negara itu punya sejarah melanggar komitmen internasional dan selalu menolak melucuti senjatanya.
(aal)