Najib Usul Ubah Aturan Pemilu, Ratusan Warga Malaysia Protes

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Rabu, 28/03/2018 20:42 WIB
Najib Usul Ubah Aturan Pemilu, Ratusan Warga Malaysia Protes Ratusan warga Malaysia turun ke jalan untuk memprotes usulan PM Najib Razak untuk mengubah aturan pemilu yang membuat partai berkuasa dapat menang dengan mudah. (Reuters/Stringer)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan warga Malaysia turun ke jalan untuk memprotes usulan Perdana Menteri Najib Razak untuk mengubah aturan pemilihan umum yang membuat partai berkuasa dapat menang dengan mudah.

Para aktivis mengatakan bahwa usulan aturan baru itu dapat memperdalam jurang perbedaan antara konstituen berdasarkan garis ras, yang pada akhirnya menguntungkan koalisi Najib, Barisan Nasional (BN).

Jika aturan ini disahkan, kandidat dari partai berkuasa membutuhkan suara lebih sedikit untuk dapat meraih satu kursi ketimbang rival dari kubu oposisi.


"Ini adalah kecurangan terbesar yang bakal terjadi," ujar mantan ketua gerakan Bersih, Maria Chin, sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (28/3).
Namun, di hadapan parlemen, Najib menyatakan bahwa detail aturan ini akan diatur oleh Komisi Pemilihan Umum Malaysia (EC) dan benar-benar terbebas dari intervensi politik.

Usulan ini diajukan di tengah kemerosotan popularitas Najib setelah diguncang isu korupsi penerimaan dana dari lembaga investasi negara 1MDB.

Di tengah isu korupsi tersebut, pihak oposisi menguatkan barisan dengan mengusung mantan perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, sebagai calon pemimpin.

Mahathir sendiri pernah melakukan perubahan aturan pemilu pada 2003, keputusan yang juga disebut-sebut diambil untuk memuluskan jalan koalisi berkuasa memenangkan laga. (has/has)