Bentrok Militer dan Separatis India di Kashmir, 15 Tewas

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Senin, 02/04/2018 17:16 WIB
Bentrok Militer dan Separatis India di Kashmir, 15 Tewas Setidaknya 15 orang tewas dalam bentrokan antara militer India dan milisi separatis di negara bagian Kashmir pada Minggu (1/4). (Reuters/Danish Ismail)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya 15 orang tewas dalam bentrokan antara militer India dan milisi separatis di negara bagian Kashmir pada Minggu (1/4).

Wakil Kepala Kepolisian Kashmir, Yasir Qadri, mengatakan bahwa bentrokan yang juga menewaskan tiga tentara itu bermula ketika pasukan keamanan melakukan operasi anti-militan terbesar sepanjang 2018.
"Pasukan keamanan meluncurkan operasi pencarian di distrik Shopian, Kashmir, pada Minggu pagi. Militan yang bersembunyi tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah pasukan, memicu baku tembak yang terus berlangsung hingga Minggu sore," ujar Qadri kepada CNN.

Operasi ini juga menimbulkan bentrokan antara pasukan keamanan dengan demonstran anti-pemerintah yang sedang turun ke jalan di hari yang sama.


Direktur Jenderal Kepolisian Kashmir, Shesh Paul Vaid, mengatakan bawha empat warga sipil tewas dalam bentrokan tersebut.
Di sore hari, ribuan warga pun menghadiri upacara pemakaman para militan yang tewas dalam bentrokan pada Minggu tersebut.

Vaid mengatakan kepada Reuters bahwa akibat bentrokan ini, pemerintah memutuskan untuk menutup sekolah-sekolah di Kashmir.

Selain itu, kereta menuju Kashmir juga berhenti beroperasi untuk sementara waktu. Pemerintah juga memblokir akses internet di lima distrik di Kashmir.
Selama ini, Kashmir kerap menjadi titik panas konflik bersenjata akibat perebutan kekuasaan atas Himalaya antara India, Pakistan, dan China.

Separatis Muslim sendiri sudah melakukan perlawanan terhadap pemerintahan India sejak 1980-an. (has/has)