Kabar mengenai ketidakhadiran ini pertama kali tersebar ketika surat kabar Rodong Sinmun melansir foto rapat yang menunjukkan ada satu kursi kosong, diduga dipersiapkan untuk Kim.
Kantor berita corong pemerintah Korut, KCNA, juga tak menyebut nama Kim dalam laporan mengenai rapat tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kim tampaknya tak hadir karena dia tidak bisa menyampaikan pesan khusus di tengah situasi rentan seperti sekarang ini," ujar Koh.
Rapat ini digelar menjelang konferensi tingkat tinggi Korut dan Korsel, di mana Kim akan bertemu dengan Moon Jae-in. Kim juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump, sekitar sebulan setelahnya.
Dalam rapat ini, parlemen juga membahas alokasi 15,9 persen dana untuk pertahanan dan senjata nuklir.
Tahun lalu, badan intelijen Korsel menyatakan bahwa Hwang dan Kim Won Hong, wakil pemimpin Biro Politik Umum, dihukum karena menunjukkan "ketidaksopanan" terhadap partai.
Seluruh pemberhentian pejabat ini dilakukan "atas usul ketua Komisi Urusan Negara", sebuah badan yang langsung berada di bawah kewenangan Kim Jong-un. (has)