Pascaserangan AS, Dubes RI untuk Suriah Pastikan WNI Aman
Natalia Santi | CNN Indonesia
Sabtu, 14 Apr 2018 23:59 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Duta Besar RI untuk Suriah Djoko Harjanto memastikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di Negeri Syam itu dalam kondisi aman pascaserangan Amerika Serikat ke Suriah.
"WNI semua selamat, pekerja migran Indonesia di shelter [sebanyak] 40 orang semua baik-baik," kata dia, lewat pesan Whatsapp kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (14/4).
Mantan Konsul Jenderal RI di Johor, Malaysia, tersebut menyatakan situasi Damaskus aman dan kehidupan berjalan normal. Hal tersebut dibuktikan dengan tersedianya barang-barang kebutuhan pokok, serta transportasi umum yang berjalan seperti biasa.
"Aman saja. Damaskus kehidupan normal. Barang-barang kebutuhan pokok masih banyak, mudah didapat. Transportasi umum masih bekerja dengan kapasitas penuh," kata Dubes Djoko.
Menurutnya, tak ada imbauan khusus dari pemerintah Suriah selain kecaman terhadap tiga negara, yakni Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris, yang melakukan penyerangan terhadap negara berdaulat.
Mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan pendidikan di Suriah pun memastikan situasi Damaskus kondusif.
Meski suasana kondusif, Pemerintah Indonesia mengimbau agar WNI menangguhkan rencana untuk pergi ke Suriah terkait serangan AS ke Suriah, Jumat (13/4). WNI juga diimbau untuk melaporkan diri dan berkomunikasi dengan KBRI Damaskus.
Diketahui, sedikitnya terdapat 1.500 WNI di Suriah.
(arh)
"WNI semua selamat, pekerja migran Indonesia di shelter [sebanyak] 40 orang semua baik-baik," kata dia, lewat pesan Whatsapp kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (14/4).
Mantan Konsul Jenderal RI di Johor, Malaysia, tersebut menyatakan situasi Damaskus aman dan kehidupan berjalan normal. Hal tersebut dibuktikan dengan tersedianya barang-barang kebutuhan pokok, serta transportasi umum yang berjalan seperti biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, tak ada imbauan khusus dari pemerintah Suriah selain kecaman terhadap tiga negara, yakni Amerika Serikat, Prancis, dan Inggris, yang melakukan penyerangan terhadap negara berdaulat.
Salah satu sudut Kota Damaskus. (Foto: Ist) |
Meski suasana kondusif, Pemerintah Indonesia mengimbau agar WNI menangguhkan rencana untuk pergi ke Suriah terkait serangan AS ke Suriah, Jumat (13/4). WNI juga diimbau untuk melaporkan diri dan berkomunikasi dengan KBRI Damaskus.
Diketahui, sedikitnya terdapat 1.500 WNI di Suriah.
Salah satu sudut Kota Damaskus. (