Pemimpin kedua negara yang secara teknis masih berperang ini bakal bertemu di Zona Demiliterisasi (DMZ) di tengah wacana perbaikan hubungan yang dimulai sejak pergantian tahun lalu.
Di sana, kedua pihak akan berhadapan membawa narasi berseberangan dalam pertemuan yang akan digelar Jumat (27/4) ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan pada Jumat ini, sebagaimana dikabatkan AFP, Kim bakal berjalan kaki melintasi kerikil dan pondok-pondok pedesaan tersebut untuk menemui Kim.
Jika terealisasi, pertemuan itu akan jadi yang ketiga kalinya antara kedua negara, sejak Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada 1953 silam.
Korut dan Korsel masih berstatus perang karena perseteruannya berakhir bukan lewat perjanjian damai.
Pertemuan itu digelar di Rumah Damai, bangunan beton dan kaca yang namanya menjadi bahan olokan di Korut.
xBendera Korut berkibar di Panmunjom, desa gencatan senjata. (https://www.cnnindonesia.com) |
"Ini menunjukkan sifat asli Amerika," ujatnya kepada AFP. "Mereka menghalangi perdamaian."
Sebelumnya, Korsel dan AS bersitegang dengan Korut--terutama pada tahun lalu menyusul serangkaian uji coba peluru kendali dan nuklir Pyongyang. Ketegangan pun disebut terus terasa di desa gencatan senjata.
Di wilayah Korsel dari desa itu, seorang pemandu asal Amerika mengatakan kepada para pengunjung bahwa tentara Korsel "berhadapan dengan musuh-musuhnya dari hari ke hari."
Dia menyoroti pembunuhan dua tentara AS yang "dibacok secara brutal hingga tewas" dengan peralatannya sendiri oleh petugas Korut, ketika mereka mencoba memangkas pohon yang daunnya menghalangi pandangan pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa pimpinan Amerika, 1976 lalu.
Total 813 pasukan, 23 kendaraan, 27 helikopter dan sejumlah pesawat pengebom B-52 Stratofortres yang dipandu jet tempur dikerahkan untuk menebang pohon poplar itu, sementara kapal induk AS dan para pengawalnya berpatroli di lepas pantai.
Pengebom B-52 sempat dikerahkan untuk menebang pohon di DMZ. (Sgt. Robert J. Horstman via Wikimedia (PD US Air Force)) |
"Tentu saja kami bisa saja memukul dia dengan tangan kosong," kata Letnan Kim. "Mereka berupaya membunuh kami dengan kapak mereka, tapi kami mengambilnya.
(aal)
xBendera Korut berkibar di Panmunjom, desa gencatan senjata. (
Pengebom B-52 sempat dikerahkan untuk menebang pohon di DMZ. (Sgt. Robert J. Horstman via Wikimedia (PD US Air Force))