Tersangka Pelaku Kebakaran Tempat Karaoke di China Ditangkap

Natalia Santi, CNN Indonesia | Selasa, 24/04/2018 14:38 WIB
Tersangka Pelaku Kebakaran Tempat Karaoke di China Ditangkap Ilustrasi kebakaran. (ThinkStock/DarthArt)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi di China Selatan menangkap tersangka penyulut kebakaran tempat karaoke yang menewaskan 18 orang. Penangkapan terjadi tak lama setelah aparat menawarkan hadiah bagi siapa saja yang menemukannya, Selasa (24/4).

Kebakaran tempat karaoke tiga lantai di Qingyuan, Provinsi Guandong terjadi selepas tengah malam, kata polisi lewat akun media sosial mirip Twitter di China, Weibo. Sedikitnya 18 tewas dan lima orang luka-luka dalam insiden tersebut.

"Tersangka kasus pembakaran, Liu Chunlu, berhasil ditangkap," kata polisi lewat Weibo seperti dilaporkan Reuters.


Pria berusia 32 tahun itu berasal dari desa terdekat.

Polisi mengumumkan hadiah sebesar 200 ribu yuan (Rp440,6 juta) bagi siapa saja yang memberi informasi yang berujung pada penangkapannya.

Dilansir AFP, tersangka dikabarkan memblokir pintu masuk dengan sebuah sepeda motor. Tersangka diduga bertengkar, memblokir pintu gedung dengan sepeda motor lalu membakarnya.

Tersangka Liu Chunlu dikenali dengan tanda terbakar di pinggangnya.

Kantor berita China, Xinhua menyatakan tersangka pembakaran tempat karaoke itu mengaku saat ditangkap di rumahnya.

"Saya mabuk tadi malam dan bertengkar dengan orang yang tidak saya kenal," kata Liu kepada polisi seperti dilansir Xinhua.


Kebakaran kerap terjadi di China diduga akibat rendahnya standar keselamatan.

Pemerintah kota Beijing melancarkan operasi khusus yang membidik gedung-gedung yang melanggar aturan keselamatan setelah sebuah apartemen terbakar pada November dan menewaskan 19 orang.

Sebuah kebakaran menewaskan 38 orang di sebuah panti jompo pada 2015. Pengadilan memenjarakan 21 orang termasuk petugas pemadam kebakaran dan pejabat pemerintah terkait kebakaran.

Pengelola panti jompo Kangleyuan, China itu divonis sembilan tahun penjara karena membangun perluasan yang tidak sah di propertinya. Pada 2013 sebuah pabrik pemrosesan produk unggas terbakar di Provinsi Jilin, menewaskan 121 orang. (nat)