"Dalam beberapa jam terakhir, tuduhan serius, yang saya bantah dengan keras, ditujukan kepada saya," kata Schneiderman seperti dilansir kantor berita AFP.
Pengunduran diri Jaksa Agung Schneiderman adalah kejatuhan telak dari pejabat hukum tertinggi sekaligus oposan Donald Trump yang kerap mengajukan gugatan melawan pemerintahan Republikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya dia mengeluarkan bantahan yang menyatakan dengan tegas bahwa dia tidak pernah menyerang siapapun, ataupun terlibat dalam hubungan seks non-konsensual.
Ditulis dalam artikel di The New Yorker, kedua perempuan itu mengaku mendapat perawatan medis karena ditampar keras di bagian telinga dan wajah, serta dicekik. Keduanya menyatakan kekerasan tersebut bukanlah hal yang diinginkan.
Februari lalu, Schneiderman menggugat The Weinstein Company karena gagal melindungi karyawannya dari kekerasan yang dilakukan Harvey Weinstein, yang diduga melakukan pelecehan seksual, meski telah mendapat aduan dari para staf.
Schneiderman juga diminta Gubernur New York Andrew Cuomo untuk meninjau keputusan Jaksa Wilayah Manhattan yang meminta agar Weinstein tidak digugat atas tuduhan penyerangan.
(nat)