Trump Tak Akan Resmikan Kedutaan di Yerusalem
Natalia Santi | CNN Indonesia
Selasa, 08 Mei 2018 16:00 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Donald Trump tidak akan meresmikan kedutaan Amerika Serikat di Yerusalem pekan depan. Trump mewakilkannya dalam sebuah Delegasi Kepresidenan. Wakil Menteri Luar Negeri John Sullivan akan memimpin delegasi tersebut ke Israel.
"Presiden AS Donald Trump tidak akan menghadiri pembukaan kedutaan AS di Yerusalem," kata Gedung Putih, Senin (7/5).
Putri Trump, Ivanka dan suaminya penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner akan ikut dalam rombongan. Turut dalam delegasi ke Israel, Menteri Keuangan Steven Mnuchin.
[Gambas:Twitter]
Pada 6 Desember lalu, Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Sebuah langkah yang berbeda dari para pendahulunya. Dia juga mengumumkan bakal memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Langkah unilateral Trump tersebut menuai kecaman internasional termasuk Majelis Umum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa. Kesepakatan internasional menyatakan status Yerusalem harus ditentukan lewat dialog perdamaian Israel-Palestina.
Sebelumnya, Trump mengisyaratkan untuk hadir dalam pembukaan kedutaan AS di Yerusalem pada 14 Mei, bertepatan dengan peringatan 70 tahun berdirinya Israel. Dalam jumpa pers dengan Kanselir Jerman Angela Merkel 27 April lalu, Trump menyatakan dia kemungkinan akan menghadiri acara itu.
(nat)
"Presiden AS Donald Trump tidak akan menghadiri pembukaan kedutaan AS di Yerusalem," kata Gedung Putih, Senin (7/5).
Putri Trump, Ivanka dan suaminya penasihat senior Gedung Putih, Jared Kushner akan ikut dalam rombongan. Turut dalam delegasi ke Israel, Menteri Keuangan Steven Mnuchin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 6 Desember lalu, Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Sebuah langkah yang berbeda dari para pendahulunya. Dia juga mengumumkan bakal memindahkan kedutaan besar dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Langkah unilateral Trump tersebut menuai kecaman internasional termasuk Majelis Umum Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa. Kesepakatan internasional menyatakan status Yerusalem harus ditentukan lewat dialog perdamaian Israel-Palestina.
Sebelumnya, Trump mengisyaratkan untuk hadir dalam pembukaan kedutaan AS di Yerusalem pada 14 Mei, bertepatan dengan peringatan 70 tahun berdirinya Israel. Dalam jumpa pers dengan Kanselir Jerman Angela Merkel 27 April lalu, Trump menyatakan dia kemungkinan akan menghadiri acara itu.
(nat)