Indonesia Kecam Keras Pembunuhan Warga Palestina oleh Israel

Natalia Santi, CNN Indonesia | Selasa, 15/05/2018 20:17 WIB
Indonesia Kecam Keras Pembunuhan Warga Palestina oleh Israel Indonesia mengecam keras pembunuhan pendemo Palestina oleh tentara Israel. (REUTERS/Ibraheem Abu Mustafa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah mengutuk dengan keras pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem, Indonesia juga mengecam keras pembunuhan pendemo Palestina oleh tentara Israel. 

"Pemerintah dan bangsa Indonesia sangat terluka dan menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban sipil termasuk anak-anak Palestina yang sedang berdemo di perbatasan antara Gaza-Israel," kata Kementerian Luar Negeri RI lewat situs resminya, Selasa (15/5).

"Indonesia mengecam keras aksi kekerasan yang berlebihan dan penembakan yang dilakukan tentara Israel kepada warga sipil Palestina."



Sedikitnya 55 warga Palestina tewas dan 2.400 luka-luka dalam bentrokan dengan tentara Israel di Jalur Gaza. Warga Palestina memprotes pembukaan kedutaan AS di Yerusalem, di tengah peringatan 70 tahun Hari Nakba, atau "Hari Bencana" yang menandai dimulainya penjajahan Israel terhadap warga Palestina. Ratusan warga Palestina yang terusir dari rumah-rumahnya di Yerusalem tak dapat kembali hingga kini.

Selain mengencam, Indonesia  juga meminta Dewan Keamanan PBB segera bersidang untuk mengambil langkah dan melakukan investigasi internasional secara independen, agar semua pelaku bertanggung jawab atas tindakan kekerasan terhadap warga Palestina tersebut.


Amerika Serikat dikabarkan mengganjal segala upaya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) yang ingin menyerukan dibentuknya sebuah komite independen untuk menyelidiki kekerasan tentara Israel di Jalur Gaza tersebut. (nat)