Wapres AS: Trump Bisa Batal Bertemu Kim Jong-un

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Selasa, 22/05/2018 14:08 WIB
Wapres AS: Trump Bisa Batal Bertemu Kim Jong-un Wapres Mike Pence menyebut Presiden Donald Trump bisa saja membatalkan pertemuannya dengan Kim Jong-un. (Reuters/Ammar Awad)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence menyebut Presiden Donald Trump bisa saja membatalkan pertemuannya dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un, 12 Juni mendatang.

Pence mengatakan Korut seharusnya tidak mencoba mencari konsesi dari AS dengan janji-janji yang tidak bisa ditepati.

"Kesalahan terbesar bagi Kim Jong-un untuk berpikir bahwa dia bisa mempermainkan Donald Trump," ucap Pence kepada Fox News seperti dikutip Reuters, Selasa (22/5).


Ketika ditanyai apakah Trump bisa membatalkan pertemuan bersejarah itu, Pence menjawab "tidak usah ditanyakan lagi."
Pernyataan itu diutarakan Pence menyusul ketegangan antara Washington dan Pyongyang akibat latihan militer gabungan dengan Korea Selatan.

Sebagai sekutu, Korsel dan AS masih menggelar latihan militer gabungan meski Seoul dan Pyongyang sepakat memulai kembali dialog damai dan menghentikan seluruh aktivitas permusuhan.

Korut mengecam latihan militer tersebut dan lebih dulu mengancam akan membatalkan pertemuan dengan Trump di Singapura. Pyongyang menganggap latihan perang itu sebagai "gangguan provokatif dengan Korsel."

Selama ini Korut menilai latihan militer AS dan Korsel dilakukan untuk persiapan menyerang wilayahnya. Kim Jong-un menganggap dialog dan latihan perang tidak bisa berjalan beriringan.
Trump juga pernah memperingatkan bahwa dia bisa saja membatalkan atau melangkah pergi di tengah dialog, jika Korut tampak tidak akan sepakat soal denuklirisasi.

Dilansir CNN, sebagian pejabat Gedung Putih mulai merasa skeptis mengenai pertemuan Trump dan Kim Jong-un nanti. Meski sejumlah pejabat telah meninjau tempat-tempat pertemuan di Singapura, beberapa penasihat Trump secara pribadi menganggap kemungkinan perundingan semakin kecil.

Namun, sejauh ini orang terdekat Trump menyebut Presiden AS ke-45 itu masih berkomitmen bertemu dengan Kim Jong-un dan belum ada indikasi membatalkan rencana tersebut.

Meski begitu, ketegangan baru ini disebut membuat suasana pertemuan Trump dan Kim tidak seoptimistis sebelumnya.

(aal)