FOTO: Pengungsi Letusan Gunung Fuego

CNN Indonesia | Senin, 11/06/2018 03:28 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Pascaletusan Gunung Fuego, Guatemala, pengungsi membanjiri sejumlah posko pengungsian. Mereka berlindung, mengantri makan, beristirahat, hingga bermain bersama.

Seorang warga yang terdampak letusan Gunung Fuego membawa barang-barang kebutuhan sehari-hari yang didapat dari petugas sambil menggendong bayi, di desa Sangre de Cristo, Chimaltenango, Guatemala, Kamis (7/6). (REUTERS/Jose Cabezas)
Pengungsi mengantri bantuan dari petugas pasca-erupsi Gunung Fuego, di Alotenango, Guatemala, Jumat (8/6). (REUTERS/Jose Cabezas)
Seorang anak bersitirahat di penampungan sementara di gereja Katolik setempat setelah letusan Gunung Fuego menghancurkan tempat tinggalnya di Escuintia, Jumat (8/6). (REUTERS/Carlos Jasso)
Para pengungsi Gunung Fuego di penampungan sementara di sebuah gereja Katolik, di Escuintla, Guatemala, Jumat (8/6). (REUTERS/Carlos Jasso)
Seorang pria beristirahat sembari memainkan ponselnya di penampungan sementara pengungsi Gunung Fuego, di Escuintla, Guatemala, Jumat (8/6). (REUTERS/Carlos Jasso)
Sekumpulan pengungsi yang beristirahat berdesakan di posko pengungsian sementara di sebuha gereja Katolik, di Escuintla, Guatemala, Jumat (8/6). (REUTERS/Carlos Jasso)
Para pengungsi berkerumun menanti es krim dari petugas, di tempat perlindungan sementara, di Escuintla, Guatemala, Kamis (7/6). (REUTERS/Carlos Jasso)
Seorang anak memakai topeng Spiderman sambil menyantap makanannya, di tempat pengungsian di sebuah sekolah, di Escuintla, Guatemala, Rabu (6/6). (REUTERS/Carlos Jasso)
Anak-anak pengungsi mencuci tangannya di sebuah gereja yang menjadi tempat penampungan sementara pascaerupsi Gunung Fuego, Escuintla, Guamtemala, Jumat (8/6). (REUTERS/Carlos Jasso)
Seorang anak menggunakan payung kecil di sebuah sekolah yang jadi tempat pengungsian korban letusan Gunung Fuego, di Escuintla, Guatemala, Rabu (6/8). (REUTERS/Carlos Jasso)