Pejabat Korut-AS Siapkan KTT Trump-Kim Jong Un

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 11/06/2018 18:51 WIB
Pejabat Korut-AS Siapkan KTT Trump-Kim Jong Un Peniru Trump dan Kim Jong Un. (REUTERS/Edgar Su)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pejabat Amerika Serikat dan Korea Utara bertemu untuk mmempersiapkan pertemuan kedua pemimpin di Singapura, Senin (11/6). Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un telah tiba di Singapura pada Minggu (10/6). Ini merupakan pertama kalinya para pemimpin dari kedua negara tersebut bertemu secara langsung.

Para pejabat dari kedua negara tersebut berusaha untuk mendorong agenda dan memperkecil perbedaan sebelum Trump dan Kim Jong Un bertemu pada Selasa (12/6).

Dikutip dari kantor berita pemerintah Korea Utara, KCNA kedua belah pihak akan bertukar "pandangan yang luas dan mendalam" untuk mengatur kembali hubungan kedua negara. Pertemuan Trump dan Kim Jong Un tersebut digadang-gadang sebagai "Era Perubahan."



Diskusi akan fokus pada "masalah membangun mekanisme perdamaian yang permanen dan abadi di Semenanjung Korea, mewujudkan denuklirisasi di semenanjung Korea dan isu-isu lain yang menjadi perhatian bersama," kata KCNA.

Menjelang KTT, Korea Utara menolak perlucutan senjata nuklir secara sepihak, dan acuan KCNA untuk denuklirisasi di Semenanjung Korea adalah Pyongyang ingin Amerika Serikat menghapus "payung nuklir" yang melindungi Korea Selatan dan Jepang.

Lewat akun Twitter-nya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, menyatakan bahwa Washington "berkomitmen terhadap denuklirisasi secara menyeluruh, dapat diverifikasi, dan tidak dapat diganggu gugat di semenanjung Korea."

Kedatangan Kim Jong Un di Singapura.Foto: REUTERS/Tyrone Siu
Kedatangan Kim Jong Un di Singapura.


Banyak kalangan skeptis atas niat Korea Utara untuk meninggalkan senjata nuklirnya. Mereka percaya bahwa Kim hanya ingin agar AS meringankan sanksi yang melumpuhkan perekonomian negara tersebut.

Seorang pejabat pemerintahan Trump, mengatakan bahwa AS memulai pembicaraan dengan rasa optimis dan skeptisisme yang sama mengingat sejarah panjang Korea Utara mengembangkan senjata nuklir.

"Kami tidak akan terkejut dengan skenario apapun," kata pejabat tersebut, terkait pertemuan Kim dan Trump seperti dilansir kantor berita Reuters.

[Gambas:Video CNN]


Menjelang pertemuan dengan Kim Jong Un, Trump mengungkapkan kegembiraannya bisa tiba di Singapura, dalam tweetnya pada Senin, Trump berkata: "Senang berada di Singapura, kegembiraan ada di udara!"

Kim Jong Un tiba beberapa jam sebelumnya dan kedua pemimpin tersebut disambut oleh Menteri Luar Neegri Singapura Vivian Balakrishnan. Pertemuan Kim-Trump akan berlangsung di Hotel Capella, Pulau Sentosa sekitar. pukul 9 waktu setempat, Selasa (12/6).

(rgt/nat)