Pemimpin Taliban Tewas dalam Serangan Udara di Afghanistan

Dika Dania Kardi, CNN Indonesia | Jumat, 15/06/2018 19:03 WIB
Pemimpin Taliban Tewas dalam Serangan Udara di Afghanistan Pemimpin Taliban Pakistan yang terlibat dalam penembakan Malala Yousafzai pada 2012 silam disebut tewas dalam serangan udara AS-Afghanistan. (REUTERS/Jim Hollander)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin Taliban Pakistan, Mullah Fazlullah, disebut terbunuh dalam serangan udara di Afghanistan.

Hal itu dikonfirmasi Juru Bicara Kementerian Pertahanan Afghanistan, Mohammad Radmanish. Radmanish mengatakan serangan udara itu merupakan operasi gabungan Amerika Serikat dan negaranya. Serangan itu dimulai sekitar pukul 09.00, Kamis (14/6) waktu setempat.

"Saya bisa mengonfirmasi bahwa Mullah Fazlullah, pemimpin Taliban Pakistan, telah tewas dalam operasi udara gabungan di daerah perbatasan distrik Marawera, Provinsi Kunar," demikian ujar Radmanish seperti dikutip dari Reuters, Jumat (15/6).


Juru Bicara militer AS di Afghanistan, Letkol Martin O'Donnel mengatakan pihaknya melakukan operasi antiteroisme dengan target pemimpin Fazlullah yang diduga bersembunyi di wilayah Kunar timur tersebut. Wilayah itu merupakan perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan.

Fazlullah adalah salah satu militan Taliban Pakistan yang paling dicari. Ia disebutkan terlibat dalam berbagai teror, termasuk pembantaian di sekolah di Peshawar yang menewaskan 132 anak pada 2014, dan pembunuhan di kota yang sama pada Desember 2017 silam.

Lalu, pada 2012 dia juga menembak Malala Yousafzai--yang memperjuangkan pendidikan bagi anak perempuan seusianya.

Untuk memburu Fazlullah, seperti dikutip dari AFP, pada Maret lalu Departemen Luar Negeri AS mengumumkan hadiah US$5 juta demi mendapat informasi keberadaan sang tokoh militan itu.