Warga Turki akan menyampaikan suaranya dalam pemilu presidensial dan parlementer akhir pekan ini. Erdogan berupaya memperpanjang kekuasaannya yang sudah berlangsung 15 tahun dan mendapatkan perluasan kekuasaan yang menurutnya diperlukan untuk mengatasi ancaman ekonomi serta keamanan.
"Ketika saya menjadi perdana menteri ada 37 kementerian. Kami memangkasnya jadi 26. Kini kami akan menguranginya jadi 16," kata Erdogan dalam wawancara dengan ATV yang dikutip Reuters, Kamis (21/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara pada Kamis malam, Presiden menyatakan jumlah kementerian di bidang perekonomian akan dikurang jadi tiga, dari enam.
"Dengan sistem baru kita bisa mengurangi birokrasi. Kita bisa mengambil keputusan lebih cepat, semua layanan akan berorientasi pada hasil," ujarnya.
Selain kementerian, sembilan badan kebijakan akan dibentuk untuk bertanggung jawab langsung pada presiden. Kesembilannya bergerak di bidang seperti sosial, kesehatan dan kebijakan luar negeri, kata Erdogan.
Salah seorang sumber saat itu mengatakan langkah tersebut akan menyederhanakan urusan dengan badan pemerintahan, seperti pengajuan insentif investasi untuk perusahaan di Turki.
Wakil Perdana Menteri Mehmet Simsek saat ini bertanggung jawab atas perekonomian, meski menteri ekonomi, keuangan, perdagangan dan pertumbuhan masing-masing memegang posisi yang berkaitan dengan perekonomian.
(aal)