Korut-Korsel Normalisasi Komunikasi Antar-Kapal

Reuters, CNN Indonesia | Minggu, 01/07/2018 13:01 WIB
Untuk pertama kalinya dalam satu dekade, kapal-kapal Korsel dan Korut kembali berkomunikasi untuk menghindari konfrontasi. Presiden Korsel Moon Jae-in (kanan) dan pemimpin Korut Kim Jong-un pada pertemuan bersejarah 27 April lalu. (The Presidential Blue House /Handout via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Korea Utara dan Korea Selatan membuka kembali saluran komunikasi antar kapal, pertama dalam 10 tahun terakhir.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan menyatakan kedua pihak menormalisasi jaringan radio dalam pembicaraan militer tingkat tinggi, guna meredakan ketegangan dan mencegah konfrontrasi, khususnya di Laut Kuning.

"Kedua negara melakukan kontak radio pertama kali dalam satu dekade," pernyataan Kementerian Pertahanan Korea Selatan, seperti dilansir Reuters, Minggu (1/7).

Kapal patroli Korea Utara langsung menanggapi Angkatan Laut Korea Selatan yang mengontaknya melalui saluran radio internasional pada pukul 09.00 waktu setempat di laut barat, menandai pulihnya komunikasi yang terputus selama 10 tahun terakhir.


Langkah tersebut menunjukan kedua Korea "mengambil langkah praktis" untuk mematuhi kesepakatanyang diteken pada 27 April ketika pemimpin Korut Kim Jong Un dan Presiden Korsel Moon Jae In memutuskan untuk meredakan ketegangan militer secara bertahap, kata seorang pejabat dari kementerian tersebut. (rgt/nat)