Roket yang dikembangkan perusahaan startup Jepang, Interstellar Technologies Inc, meledak pada akhir pekan lalu setelah gagal lepas landas di Jepang Utara.
Seharusnya roket tersebut mencapai ketinggian 100 kilometer di angkasa. Rekaman dari televisi menunjukan bahwa roket tersebut hanya terangkat 10 meter dari landasan peluncuran sebelum jatuh ke tanah dan terbakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia meminta maaf atas kegagalan tersebut, dan mengatakan timnya akan mengumpulkan puing-puing dan menganalisis masalah untuk kemudian memperbaikinya.
Proyek ini dimulai pada tahun 2005 oleh pengusaha Takafumi Horie, pendiri layanan internet Livedoor.
Bersama para wartawan sains dan penggemar antariksa, dia berupaya membuat roket yang kecil, ringan, dan murah untuk mengirim satelit informasi ke luar angkasa.
[Gambas:Youtube] (aal)