Tutupi Pelecehan Seks, Uskup Agung Australia Tak Dibui

CNN, CNN Indonesia | Selasa, 03/07/2018 08:23 WIB
Uskup Agung Adelaide, Australia yang dinyatakan bersalah karena menutupi pelecehan seksual dibebaskan dari hukuman penjara dan hanya dikenakan tahanan rumah. Ilustrasi Australia. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pejabat tinggi Katolik yang dinyatakan bersalah karena menutup-nutupi pelecehan seksual dibebaskan dari hukuman penjara, dan dikenakan tahanan rumah selama enam bulan di Australia.

Uskup Agung Adelaide, Australia, Philip Wilson dinyatakan bersalah pada Mei lalu karena menutup-nutupi pelecehan seksual yang dialami anak-anak altar pada 1970-an oleh pastor pedofilia, James Fletcher.

Wilson, 67 tahun, yang telah dicopot dari posisinya tapi belum mengundurkan diri, terancam hukuman maksimal dua tahun penjara.


Dilansir CNN, vonis terhadap Wilson merupakan sebuah keputusan penting yang berdampak luas bagi tokoh agama lainnya, di tengah sejumlah penyelidikan atas skandal pelecehan seksual terhadap anak-anak altar yang menghantam Gereja Katolik secara global.


Hakim Robert Stone membacakan keputusan di ruang sidang yang penuh sesak di Newcastle, New South Wales menjatuhkan hukuman penjara 12 bulan kepada Wilson.

Namun karena kondisi fisiknya, Stone menyatakan Wilson akan dikenakan tahanan rumah selama enam bulan, lalu enam bulan pembebasan bersyarat.

Hakim Robert Stone menyatakan bahwa Wilson dihukum karena menutupi kejahatan, dan mengakui kerusakan yang ditimbulkan terhadap masyarakat.

Hakim mencatat banyaknya kecaman publik atas pelecehan seksual terhadap anak-anak altar yang ditutup-tutupi oleh Gereja Katolikd an kelompok agama lainnya.


"Karena itu saya menganggap hal tersebut sebagai masalah yang serius," kata Stone.

"Dengan menyembunyikan pelecehan seksual itu, Anda lebih mementingkan pelaku ketimbang anak-anak," kata Stone menambahkan.

Para korban pelecehan seksual, termasuk korban Pastor Fletcher menggumamkan kekesalan mereka karena Wilson tidak dijebloskan ke penjara. "Pada dasarnya, ini seperti liburan," kata seorang wanita mengomentari status tahanan rumah Wilson.

Dikabarkan CNN, Paus Fransiskus tidak akan minta Wilson mengundurkan diri hingga diputuskan bahwa uskup senior selama 18 tahun itu mengajukan banding.



Pembelaan Wilson menyatakan terdakwa berkelakuan baik. Pengacara Uskup Agung sebelumnya mengungkapkan bahwa Wilson menderita penyakit Alzheimer tahap awal sehingga tidak boleh diadili. Namun permintaan itu ditolak.

Wilson adalah asisten Fletcher, seorang pastor di Hunter Valley, New South Wales yang melecehkan anak-anak altar pada pertengahan 1970-an. Dia tidak melaporkan pelecehan itu kepada aparat, sehingga Fletcher melakukan aksinya selama bertahun-tahun dan tetap menjadi pastor.

Wilson dan Fletcher mengambil jalan masing-masing pada 1976. Wilson mulai meningkatkan kariernya lewat hierarki gereja, sehingga menjadi Uskup Agung Adelaide pada 2001.

Pada 2004, Fletcher dinyatakan bersalah atas tuduhan pelecehan delapan anak dan divonis hukuman penjara 10 tahun. Delapan tudhan terjadi antara 1989-1991. Fletcher meninggal di penjara pada 2006, setahun setelah divonis penjara 10 tahun. Wilson didakwa pada 2015 dengan tuduhan tidak melaporkan kejahatan Fletcher pada polisi.

(nat)