Dubes RI Masak Plecing Kangkung buat Lalu Muhammad Zohri

Natalia Santi, CNN Indonesia | Minggu, 15/07/2018 15:20 WIB
Dubes RI Masak Plecing Kangkung buat Lalu Muhammad Zohri Lalu Muhammad Zohri (baris belakang, kedua dari kanan) bersama Dubes RI untuk Finlandia, Wiwiek Setyawati Firman (sebelah kiri Zohri) di kediaman Dubes RI di Helsinki, Jumat (13/7). (Dok. KBRI Helsinki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lalu Muhammad Zohri, atlet Indonesia peraih medali emas di Kejuaraan Dunia Atletik U-20 akhirnya bisa menikmati hidangan khas kampung halamannya, plecing kangkung di Finlandia.

Duta Besar RI untuk Finlandia Wiwiek Setyawati Firman sendiri yang memasaknya mana kala Zohri bersama para pelatih dan rekannya, Halomoan Binsar Edwin menginap di kediamannya, Jumat (13/7). Kangkungnya impor dari Thailand, diperoleh Dubes Wiwiek dari sahabatnya, Dubes Thailand di Finland.

Plecing kangkung, masakan khas Lombok telah diidamkan Zohri sejak pertama kali menapaki bumi Finlandia di Bandara Helsinki. Rombongan delegasi RI yang terdiri atas dua atlet dan dua pelatih dijemput oleh staf KBRI Helsinki, Rizki Kusumastuti.


"Akhirnya Zohri bisa makan plecing kangkung di rumahku, ndak mungkin aku bawa plecing kangkung ke Tampere dari Helsinki yang jaraknya sama dengan dari Jakarta ke Garut. Plecingnya keburu bonyok setiba di Tampere," kata Dubes Wiwiek kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (14/7).



Tampere adalah lokasi Kejuaraan Dunia Atletik U-20, tempat Zohri berlaga. Jaraknya sekitar dua jam berkendara dengan kondisi jalanan Finlandia yang lancar.

"Saya langsung yang urus makanan Zohri, gak saya serahkan ke organisasi Dharma Wanita KBRI ataupun katering WNI di Finland, gak saya serahkan ke staf," kata Dubes Wiwiek.

Dubes Wiwiek yang juga pernah melayani para atlet Indonesia yang berlaga di Finlandia itu mengaku menyayangi mereka seperti anak-anak sendiri.



"Bukan karena dia juara dunia lho, atlet yang kalah pun dari dulu sejak saya di Helsinki selalu saya sayangi mereka. Demikian pula teman-teman diplomat di KBRI, kami solid dan saling mendukung," kata Mantan Staf Ahli Menteri Luar Negeri bidang Politik, Hukum dan Keamanan yang telah menjadi Dubes RI untuk Finlandia selama tiga tahun terakhir tersebut.

Adapun kangkung, bahan utama plecing dijual di toko Asian Grocery, Viivoan. "Kalau pun ga ada di situ saya minta lah sama teman saya Dubes Thailand," kata Dubes Wiwiek.

Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi juga berjanji akan menjamu Zohri dengan hidangan khas Lombok setibanya di Indonesia.


"Kalau pulang, saya akan traktir makan plecing kangkung dan ayam taliwang," kata Menpora Imam Nahrawi saat telekonferensi dengan Zohri di Media Center Kemenpora Jakarta, Kamis (12/7).

Plecing kangkung dan ayam taliwang merupakan makanan khas dari Lombok yang dirindukan Zohri.

Zohri, berhasil menjuarai nomor lari 100 meter dengan catatan waktu 10,18 detik pada IAAF World U20 Championship di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7).

Zohri mengalahkan duo pelari Amerika yaitu Anthony Schwartz (10,22) dan Eric Harrison (10,22).



Selain menyabet gelar juara, pelari berusia 18 tahun ini juga menorehkan rekor nasional baru (NU20R) dengan selisih 0,4 mengalahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh pelari Swedia Henrik Larsson pada babak semi final.

Sebelumnya, Zohri juga telah menjadi juara 100 meter Asian U20 Championships di Gifu, Jepang (8 Juni 2018) dengan waktu 10,27 dan mencatatkan 10,25 pada Jakarta Asian Games Pre-Tournament di Jakarta (11 Februari 2018).

International Association of Athletics Federations (IAAF) World U20 Championships yang diselenggarakan di Tampere, Finlandia, pada 10-15 Juli 2018, merupakan kejuaran junior atletik dunia untuk usia di bawah 20 tahun. Kejuaraan Dunia Atletik U-20 itu diikuti 1.462 atlet dari 158 negara.

(nat)