"Sangat memalukan Turki tidak membebaskan seorang Pastor AS terhormat, Andrew Brunson, dari penjara. Dia sudah disandera terlalu lama," kata Trump melalui akun Twitter pribadinya.
"@RT_Erdogan harus melakukan sesuatu untuk membebaskan suami dan bapak Kristen yang baik ini. Ia tidak melakukan kesalahan dan keluarganya membutuhkannya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kicauan ini dilansir tak lama setelah pengadilan Turki memutuskan tetap memenjarakan Brunson setelah ia ditahan atas tuduhan terorisme dan spionase pada dua tahun lalu.
Pendiri gereja Protestan di Izmir tersebut ditahan pada Oktober 2016 lalu atas tuduhan terkait dengan kelompok pendukung upaya kudeta yang gagal.
Selain itu, Brunson juga dituding mendukung milisi Partai Pekerja Kurdistan yang dianggap teroris oleh Turki.
Sebelumnya, kuasa hukum Brunson sudah mengajukan permohonan pembebasan dalam persidangan pada 16 April dan 7 Mei. Hakim menyatakan sidang lanjutan Brunson akan digelar 12 Oktober mendatang. (has)