Trump Desak Erdogan Bebaskan Pastor AS yang Dituduh Spionase

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 19/07/2018 13:50 WIB
Trump Desak Erdogan Bebaskan Pastor AS yang Dituduh Spionase Presiden Donald Trump mendesak Presiden Recep Tayyip Erdogan membebaskan seorang pastor AS yang ditahan di Turki atas tuduhan terorisme dan spionase. (AFP Photo/Saul Loeb)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Donald Trump mendesak Presiden Recep Tayyip Erdogan membebaskan seorang pastor Amerika Serikat yang ditahan di Turki atas tuduhan terorisme dan spionase.

"Sangat memalukan Turki tidak membebaskan seorang Pastor AS terhormat, Andrew Brunson, dari penjara. Dia sudah disandera terlalu lama," kata Trump melalui akun Twitter pribadinya.

"@RT_Erdogan harus melakukan sesuatu untuk membebaskan suami dan bapak Kristen yang baik ini. Ia tidak melakukan kesalahan dan keluarganya membutuhkannya."




Kicauan ini dilansir tak lama setelah pengadilan Turki memutuskan tetap memenjarakan Brunson setelah ia ditahan atas tuduhan terorisme dan spionase pada dua tahun lalu.

Pendiri gereja Protestan di Izmir tersebut ditahan pada Oktober 2016 lalu atas tuduhan terkait dengan kelompok pendukung upaya kudeta yang gagal.

Selain itu, Brunson juga dituding mendukung milisi Partai Pekerja Kurdistan yang dianggap teroris oleh Turki.
Penahanan Brunson ini memperkeruh hubungan AS dan Turki. Tiga kali sudah AS meminta Turki membebaskan Brunson, tapi tak kunjung dikabulkan.

Sebelumnya, kuasa hukum Brunson sudah mengajukan permohonan pembebasan dalam persidangan pada 16 April dan 7 Mei. Hakim menyatakan sidang lanjutan Brunson akan digelar 12 Oktober mendatang. (has/has)