Kementerian Pertahanan menyatakan langkah ini dilakukan sebagai upaya membangun rasa saling percaya antara Seoul dan Pyongyang, menyusul pertemuan puncak pemimpin kedua negara, Presiden Moon Jae-in dan Kim Jong-un, pada April lalu.
Seoul menyebut pemerintah berencana menarik sejumlah personel beserta beberapa instrumen militer di pos pengamanan DMZ dalam suatu percobaan. Jika berhasil, penarikan pasukan akan diperluas secara bertahap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perang Korea 1950-1953 lalu berakhir hanya dengan kesepakatan gencatan senjata, bukan perjanjian damai. Karena itu, secara teknis kedua Korea masih berada dalam perang.
Dikutip AFP, DMZ pun dibentuk sebagai zona pemisah Korut dan Korsel yang secara ketat dijaga oleh militer kedua negara serta beberapa pasukan Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pada pertemuan puncak April lalu, Presiden Moon dan Kim Jong-un sepakat menghentikan segala bentuk tindakan bermusuhan yang bisa meningkatkan ketegangan kedua negara.
Dalam deklarasi Panmunjom yang disepakati dalam KTT itu, kedua pemimpin juga sepakat mengubah zona demiliterisasi menjadi "zona perdamaian." (has)