Warga Malaysia Korban Gempa Lombok Capai Puncak Rinjani

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 30/07/2018 11:31 WIB
Warga Malaysia Korban Gempa Lombok Capai Puncak Rinjani Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Eka Fitriani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa jam sebelum Siti Nur Iesmawida Ismail meninggal secara tragis akibat tertimpa tembok penginapan yang runtuh diguncang Gempa Lombok, dia berhasil mendaki Gunung Rinjani, gunung api tertinggi kedua di Indonesia.

Dilansir situs berita The Star, perempuan berusia 30 tahun asal Melaka, Malaysia itu mengabadikan momen tersebut dengan foto dia di puncak Gunung Rinjani dengan keterangan "I DID IT!"

Enam warga Malaysia lainnya luka-luka akibat gempa berkekuatan 6,4 yang terjadi sebelum pukul 7 pagi, Minggu (29/7).


[Gambas:Instagram]

Seorang pengusaha Malaysia, Khairul Azim, 32, mengatakan meski tidak mengenal korban secara pribadi, dia bertemu dengan kelompok pendaki Siti saat mendaki Gunung Rinjani.

Guncangan gempa Lombok terjadi saat kelompok Khairul berada di basecamp, sedangkan grup Siti di penginapan.

"Saya beruntung karena tinggal di tenda dan tidak di gedung," kata Khairul, yang mengaku tinggal dekat dengan lokasi di mana Siti meninggal.

Sejumlah laporan menyebut Siti tertimpa pilar. Dia meninggal setibanya di rumah sakit sekitar pukul 8.


Khairul berada di Lombok Timur dan sedang beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. "Kami masih merasakan getarannya dari Sembalun. Banyak jalanan masih diblokir," kata dia.

Menurut The Star, sedikitnya 30 warga Malaysia masih terjebak di kaki Gunung Rinjani. Gunung di Lombok tersebut populer di kalangan turis Malaysia.

Salah seorang di antara mereka, Nursakinah Hasman mengunggah keberadaannya di laman Facebook dari Perkampungan Senaru, dekat Gunung Rinjani. Dia mengatakan kelompoknya memerlukan helikopter untuk bisa keluar dari tempat itu.

"Jalanan di sini rusak berat. Bandara terdekat tiga jam dari sini," tulisnya di laman Facebook-nya.


Lewat media sosial tersebut, Nursakinah terus mengunggah keberadaannya hingga berhasil diselamatkan dengan bantuan maskapai penerbangan Air Asia.

Deputi Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail menyatakan jenazah korban akan dipulangkan secepatnya. Secara terpisah, Menteri Luar Negeri Malaysia memastikan satu warganya meninggal dan enam lainnya luka-luka akibat Gempa Lombok.

(nat)