Indonesia Setuju Serahkan Yacht Skandal 1MDB ke Malaysia

Reuters, CNN Indonesia | Sabtu, 04/08/2018 19:53 WIB
Kapal pesiar supermewah yang dibeli ahli keuangan Malaysia, Low Taek Jho, menggunakan dana 1MDB akan diserahkan kepada Malaysia. Ilustrasi kapal pesiar mewah. (REUTERS/Eric Gaillard)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia setuju menyerahkan kepada Malaysia kapal pesiar mewah seharga US$250 juta atau setara Rp3,62 Triliun terkait dengan skandal korupsi 1 MDB.

Ahli finansial Malaysia, Low Taek Jho, diduga menggunakan dana dari 1MDB untuk mendapatkan kapal yang terdaftar di Cayman Islands dan bernama Equanimity tersebut.

Otoritas Malaysia saat ini sedang berupaya untuk menangkap Low, yang masih belum diketahui keberadaannya. Paspor Low telah dicabut dan surat penangakapan atas dirinya telah dikeluarkan.


Kapal Equanimity ini disita pada Februari lalu atas permintaan otoritas Amerika Serikat sebagai bagian dari proses investigasi skandal korupsi 1MDB. Pada April, Pengadilan Indonesia menyatakan bahwa penyitaan kapal tersebut merupakan kesalahan sehingga harus dikembalikan kepada pemiliknya.

Pada Juli, Kepolisian Indonesia pun kembali menyita kapal ini menanggapi permintaan resmi bantuan hukum dari AS.

Kini pihak kepolisian mengatakan akan menyerahkan kapal ini kepada pihak Malaysia walau tidak secara khusus mengungkapkan waktunya.

"Yacht ini akan diserahterimakan di perbatasan antara perairan Indonesia dan Malaysia," ujar Wadir Tipid Eksus Bareskrim, Kombes Pol Daniel Silitonga dari keterangan tertulis yang diterima Reuters.

"Kami harus menjaga hubungan baik kedua negara," lanjutnya.

Kapal pesiar itu sekarang berada di perairan yang dekat dengan perbatasan Singapura dan Kepulauan Batam.

Sebuah sumber mengatakan pada Reuters, Jumat (3/8), keputusan untuk menyerahkan kapal ini adalah permintaan khusus yang datang langsung dari Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad.

Namun, pihak Mahathir Mohamad belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hal ini.

Mahathir Mohamad mengunjungi Indonesia pada bulan Juni tahun ini, yang merupakan kunjungan resmi pertamanya setelah kembali menjadi penguasa setelah mengalahkan Najib Razak dalam pemilu.

1MDB yang didirikan oleh Najib Razak adalah pusat pencucian uang yang diselidiki paling tidak oleh enam negara, termasuk Amerika Serikat, Swiss, dan Singapura.

Sebanyak US$4,5 miliar disalahgunakan oleh pejabat tingkat tinggi, menurut gugatan perdata yang diajukan Departemen Kehakiman. Najib pun menampik telah melakukan kesalahan.

Kapal seharga $250 juta dolar AS ini disebut memiliki interior dalam marmer, spa dan sauna, kolam renang di dek, teater film, lift, serta helipad.

(pin)