Sekjen PBB Dorong Kembali Kesepakatan Nuklir

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Rabu, 08/08/2018 11:44 WIB
Sekjen PBB Dorong Kembali Kesepakatan Nuklir Sekjen PBB Antonio Guterres menegaskan kembali dukungannya atas kesepakatan nuklir Iran, yang tidak diakui Presiden AS Donald Trump. (Reuters/Linus Escandor Ii/Pool)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres menegaskan dukungannya atas kesepakatan nuklir Iran. Menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mundur dari perjanjian nuklir dan mengenakan sanksi ekonomi kepada Iran,  juru bicara Sekjen PBB mengatakan bahwa hubungan bilateral akan tergantung pada kolaborasi antara pemerintah yang terlibat, Selasa (7/8).

"Sekjen berulang kali membahas pentingnya Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) sebagai salah satu pencapaian diplomasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir ini, yang pantas mendapatkan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa negara-negara yang terlibat harus sepenuhnya mematui ketentuan perjanjian tersebut," kata juru bicara Sekjen PBB, Farhan Haq.

"Terkait dengan bagaimana negara-negara, pemerintahan, menangani isu tersebut, kami (PBB) jelas tidak ikut campur dalam kebijakan nasional." ujarnya.




Trump keluar dari kesepakatan nuklir dengan Teheran dan beberapa negara Eropa dan memberlakukan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran pada Selasa (7/8), yang ditangguhkan di bawah kesepakatan nuklir JCPOA.

Langkah pemerintah AS mundur dari kesepakatan Eropa-Iran-AS yang membatasi kemampuan nuklir Iran tersebut dikecam banyak kalangan.

Keputusan Trump agar AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi janji kampanye. Selama kampanye Trump menyebut kesepakatan nuklir tersebut sebagai perjanjian yang terburuk.

"Ada kesepakatan JCPOA yang berlaku dan pandangan Sekjen mengenai kesepakatan tersebut telah diketahui," kata Haq. "Kami akan terus mendukung implementasi JCPOA, yang seperti Anda tahu melibatkan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA)."

(sab/nat)