Kalah, Pelaku Penembakan Turnamen Game Florida pun Kalap

Riva Dessthania Suastha, CNN Indonesia | Senin, 27/08/2018 17:20 WIB
Kalah, Pelaku Penembakan Turnamen Game Florida pun Kalap Pelaku penembakan di turnamen game di Jacksonville, Florida, Amerika Serikat diduga kalah sebelum kalap menembaki peserta lainnya. (REUTERS/Joey Roulette)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelaku penembakan di turnamen game di Florida, Amerika Serikat diduga kalap karena kalah dalam pertandingan hingga menembaki peserta lainnya.

Media lokal Amerika Serikat melaporkan David Katz kalah dari babak kualifikasi turnamen video game Madden NFL 19 sebelum menembak peserta lain dan dirinya sendiri di GLHF Game Bar, Jacksonville, Florida, Minggu (26/8).

Pejabat kepolisian Jacksonville, Sherif Mike Williams melaporkan insiden itu menewaskan dua orang dan melukai 11 lainnya.


Dikutip Reuters, Williams mengatakan pria asal Baltimore, Maryland, itu memang merupakan salah satu peserta turnamen. Namun, ia tak menjelaskan motif Katz melancarkan aksinya tersebut.



Williams mengatakan Katz menembak dirinya sendiri tak lama setelah melontarkan serangkaian tembakan. Jasadnya ditemukan bersama dua korban tewas lainnya.

"Baru saja kami menyelesaikan olah tempat kejadian perkara. Hingga saat ini kami tidak menemukan potensi adanya pelaku lain. Kami menemukan satu pelaku dalam kasus ini dan dia meninggal di TKP," ucap Williams dalam video yang dirilis CNN, Minggu (26/8).

"Dia [pelaku] merupakan kulit putih dan saat ini kami masih mengonfirmasi identitasnya. Kami masih terus menyelidiki dan akan memberikan penjelas lengkap perkembangan penyelidikan kasus dalam beberapa jam ke depan."

Williams mengatakan Biro Infestigasi Federal (FBI) dan kepolisian wilayah Baltimore turut membantu penyelidikan insiden ini.

Juru bicara kepolisian Baltimore, TJ Smith, memaparkan departemennya tengah membantu penyelidikan dengan memberikan informasi-informasi yang berkaitan dengan identitas pelaku.

Penembakan di salah satu bar dan restoran di pusat hiburan Jacksonville Landing Complex itu terjadi sekitar pukul 13.34 waktu lokal. Saat kejadian berlangsung, bar tersebut tengah menyiarkan langsung secara online kompetisi video game sepakbola.

Akibatnya, persitwa penembakan itu sempat terekam secara online. Dalam rekaman yang beredar di media sosial, layar menampilkan tampilan video game dengan insert layar dua pemuda yang akan bermain.

Beberapa saat kemudian, terdengar suara tembakan, dan tampilan video game terputus. Namun, suara tembakan masih terdengar beberapa kali serta suara jeritan orang panik.

Salah satu pengguna Twitter, Drini Gjoka, mengatakan dia ikut berpartisipasi dalam turnamen itu dan menjadi salah satu korban Katz.

Gjoka mengaku ikut tertembak di bagian tangannya.

"Hari terburuk dalam hidup saya. Saya tidak akan menyia-nyiakan hal apapun lagi. Hidup bisa terputus dalam hitungan detik," kicaunya di Twitter.

Seorang gamer lainnya, Chris 'Dubby' McFarland terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah tembakan Katz mengenai kepalanya.

"Namun, saya merasa baik-baik saja, hanya goresan di kepala saya. Trauma dan hancur rasanya," tulisnya di Twitter.

[Gambas:Video CNN] (nat)