Wali kota Qaim, Ahmed al-Mehlawy, mengatakan kepada Reuters bahwa pelaku mengendarai mobil bermuatan bahan peledak itu ke satu pos keamanan yang dijaga oleh tentara dan milisi Syiah.
Menurut Mehlawy, insiden itu merenggut delapan nyawa dan melukai 12 orang lainnya yang kini dalam keadaan kritis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Irak sendiri sudah mendeklarasikan kemenangan atas ISIS pada Desember lalu, mendepak kelompok militan itu dari daerah-daerah kekuasaan yang mereka sebut sebagai khilafah.
Sejak saat itu, ISIS terus melakukan operasi penculikan dan pembunuhan secara sporadis. (has)