Salisbury merupakan tempat di mana mantan agen Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia diracun pada Maret.
Merespons insiden medis itu, petugas kepolisian Wiltshire kemudian datang ke restoran di malam hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Pemerintah Inggris mengatakan perwira Rusia menggunakan agen saraf Novichok untuk menyerang Skripal. Namun, Kremlin membantah terlibat.
Mantan mata-mata Rusia dan putrinya itu selamat dari upaya pembunuhan. Namun, seorang wanita yang tidak puny kaitan dengan kasus itu, Dawn Sturgess, meninggal pada bulan Juli, dan pasangannya Charlie Rowley jatuh sakit setelah Rowley menemukan botol parfum yang mengandung agen syaraf yang sama.
Inggris mendakwa kedua pria itu secara in absentia dengan percobaan pembunuhan, dan mengatakan para tersangka adalah perwira intelijen militer yang hampir pasti bertindak atas perintah dari Rusia.
Dua orang Rusia yang mirip dengan kedua orang itu mengatakan di televisi pada Kamis (13/9) bahwa mereka adalah turis yang terbang ke London untuk bersenang-senang dan mengunjungi kota Salisbury untuk melihat katedralnya.
(arh)