Mahathir mengatakan bahwa saat ini pemerintah sudah setuju untuk memberlakukan aturan tersebut sesuai permintaan dari Kementerian Luar Negeri Malaysia.
"Kementerian meminta agar tidak ada lagi utusan politik sebagai duta besar. Kami tidak akan membiarkan ini lagi," kata Mahathir, Jumat (21/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ketika ditanya soal Tan Kok Wai yang merupakan utusan khusus pemerintah untuk China, ia menekankan bahwa ketua Partai Aksi Demokratik (DAP) tidak memiliki peran yang sama dengan duta besar.
"Dia berbasis di Malaysia dan hanya pergi ke China jika ada pekerjaan," kata dia. (cin/has)