Dalam video yang dicuitkan oleh kantor berita Malaysia, Bernama, menampilkan mobil Najib yang keluar dari kediamannya sekitar pukul 09.00.
[Gambas:Twitter]Penangkapan kembali Najib ini terkait dengan investigasi Komisi Anti Korupsi Malaysia atas lembaga investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) bentukan Najib. Mantan perdana menteri itu lantas ditahan di markas KPK Malaysia di Putrajaya, Rabu (19/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penangkapan terakhir Najib terkait dengan tuduhan skandal lawas. Ia dituduh telah menggelapkan sebagian besar dana 1MDB ke rekening banknya sebelum pemilu 2013.
Ia diperkirakan akan menghadapi dakwaan berdasarkan Bagian 23 (1) dari Undang-undang KPK Malaysia tahun 2009 untuk dugaan penyalahgunaan kekuasaan di Pengadilan Sesi Kuala Lumpur pada pukul 3 sore.
SRC International telah menjadi fokus awal penyelidik Malaysia karena semua transaksi mencurigakan yang melibatkannya melalui entitas Malaysia.
Salah satu tuntutan yang akan disidangkan hari ini adalah deposit RM2,6 miliar (Rp9,3 triliun). Deposit ini tidak terkait dengan SRC. Senin lalu, Najib merilis dokumen untuk mendukung klaimnya bahwa deposit kontroversial yang disetorkan ke rekening banknya itu adalah sumbangan dari royalti Saudi. Dia menambahkan bahwa dia akan mengungkapkan lebih banyak detail lagi nantinya.
Sejauh ini, Najib bersikeras bahwa dirinya tidak bersalah dan meyakini bahwa persidangannya pada Februari 2019 nanti adalah "kesempatan terbaik" untuk membersihkan namanya, demikian diberitakan Channel News Asia. (eks/eks)